<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>Ugems Portal</title>
  <link rel="self" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17" />
  <subtitle>Ugems Portal</subtitle>
  <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17</id>
  <updated>2026-05-22T19:12:46Z</updated>
  <dc:date>2026-05-22T19:12:46Z</dc:date>
  <entry>
    <title>BBM Baru RI B50 Beredar Juli 2026, Ini Pengaruhnya ke Mesin Kendaraan</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315248" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315248</id>
    <updated>2026-05-22T07:00:25Z</updated>
    <published>2026-05-22T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Tangerang, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya
  Mineral (ESDM) berencana mengimplementasikan mandatori campuran Bahan
  Bakar Minyak (BBM) dengan biodiesel 50% atau B50 pada Juli 2026. BBM
  solar baru ini sudah melalui beberapa tahap uji coba.&lt;br /&gt;Direktur
  Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE)
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;
  Eniya Listiani Dewi mengatakan bahwa peningkatan kadar campuran minyak
  sawit tersebut akan mengalihkan kebutuhan solar ke produksi dalam
  negeri. Dia menyebutkan pemerintah tengah merampungkan uji teknis
  penggunaan B50 di lapangan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sebelumnya sekarang yang sedang
  berjalan adalah 40%, dan Juli mendatang kita akan meningkatkannya
  menjadi 50% sehingga kita bisa mencapai situasi di mana kita tidak
  lagi mengimpor minyak solar lagi,&amp;quot; ujar Eniya dalam acara The
  50th IPA Convention &amp;amp; Exhibition (Convex) di ICE BSD, Tangerang,
  dikutip Jumat (22/5/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kelak,
  kebijakan mandatori tersebut akan diberlakukan secara   serentak di
  seluruh sektor pengguna mesin diesel di Indonesia.   Tujuannya untuk
  menghindari kesulitan dari sisi   infrastruktur.&lt;br /&gt;&amp;quot;Insyaallah
  sesuai dengan arahan bisa 1 Juli.   Semua sektor B50 jadi tidak ada
  yang 40 terus 50 begitu itu   infrastrukturnya malah kesusahan
  sehingga mulainya serentak. Semua   sektor di Indonesia,&amp;quot; katanya
  saat ditemui di sela acara.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Hasil uji&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Dari
  uji yang dilakukan sejauh ini, hasilnya menunjukkan bahwa   penggunaan
  B50 menunjukkan performa mesin tetap terjaga dengan baik.   Bahkan,
  pihaknya mencatat efisiensi pada komponen kendaraan seperti   filter
  mesin yang memiliki masa pakai lebih lama dibandingkan saat
  menggunakan bahan bakar sebelumnya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Mostly yang hasil uji
  sampai 50.000 ataupun ini itu melampaui spesifikasi yang ada.
  Maksudnya gini kalau dipasang filter harus 10.000 harus ganti ternyata
  dia sampai 30.000 nggak ganti gitu. Saya laporkan ke pak menteri juga
  apa adanya dan ini bagus FAME 50% itu,&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;Selain
  ketahanan komponen, pemerintah juga telah memastikan keandalan mesin
  di wilayah bersuhu rendah melalui pengujian di kawasan Bromo. Hasil
  pemantauan membuktikan bahwa campuran biodiesel tingkat tinggi ini
  tetap responsif saat mesin dinyalakan dalam kondisi
  dingin.&lt;br /&gt;&amp;quot;Nah kemarin cold start engine saya di Bromo itu
  sudah bagus kurang dari satu detik bahkan 0,8 detik. Nah ini nanti kan
  kita sudah berhasil di sisi otomotif itu kan berarti high speed engine
  sudah berhasil,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;Berdasarkan data &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;,
  implementasi program B50 yang ditargetkan mulai Juli 2026 tersebut
  diproyeksikan mampu menghemat devisa negara hingga Rp 157,28 triliun.
  Selain aspek ekonomi, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat
  menambah lapangan kerja nasional dengan target penyerapan lebih dari
  2,2 juta orang tenaga kerja.&lt;br /&gt;Dari sisi lingkungan, penggunaan B50
  ditargetkan mampu menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 46,72 juta
  ton CO2 pada tahun 2026. Adapun, hingga pertengahan April 2026,
  realisasi penyaluran biodiesel nasional sendiri telah mencapai 3,90
  juta kilo liter atau sekitar 24,9% dari total alokasi awal tahun
  sebesar 15,65 juta kilo liter.&lt;br /&gt;Secara teknis, spesifikasi B50
  ditingkatkan untuk menjaga performa mesin, diantaranya dengan menekan
  kadar air menjadi maksimal 300 ppm dan monogliserida maksimal 0,47%
  massa. Stabilitas oksidasi juga diperkuat menjadi minimal 900 menit
  untuk menjamin kualitas bahan bakar tetap prima selama masa
  penyimpanan dan distribusi di berbagai wilayah.&lt;br /&gt;Pemerintah
  menargetkan seluruh rangkaian uji coba di sektor otomotif rampung pada
  Juni 2026, sementara sektor strategis lainnya seperti alat berat dan
  perkeretaapian akan selesai bertahap hingga akhir tahun. Dengan hasil
  uji sementara yang menunjukkan performa andal dan aman, B50 siap
  memperkuat kemandirian energi nasional.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260522075909-4-736899/bbm-baru-ri-b50-beredar-juli-2026-ini-pengaruhnya-ke-mesin-kendaraan"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Video: Nasib Bisnis Logistik Batu Bara Saat Perang &amp; RKAB Dipangkas</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315228" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315228</id>
    <updated>2026-05-22T07:00:24Z</updated>
    <published>2026-05-22T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik
  global, Direktur Utama PT RMK Energy Tbk (RMKE), Vincent Saputra
  mengatakan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  sebagai energi murah masih menjadi pilihan sumber energi
  dunia.&lt;br /&gt;Saat ini pelaku usaha sektor pertambangan di dalam negeri
  termasuk &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  terus mencermati dampak perang Timur Tengah hingga sentimen domestik
  terkait pembentukan BUMN Khusus ekspor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dan rencana
  penurunan RKAB &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; di 2026&lt;br /&gt;Bagi RMKE yang berfokus pada pada bisnis
  infrastruktur dan jasa logistik pertambangan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; utamanya di
  Sumatera Selatan, sentimen terkait aturan layanan logistik &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; memberi dampak ke
  volume angkut yang diharapkan dapat membaik di kuartal
  II-2026&lt;br /&gt;Selengkapnya simak ulasan Serliana Salsabila dengan
  Direktur Utama , Vincent Saputra dalam Squawk Box, CNBC Indonesia
  (Jum'at, 22/05/2026)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260522100929-19-736977/video-nasib-bisnis-logistik-batu-bara-saat-perang-rkab-dipangkas"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>IHSG Longsor 3,54%, Ini 10 Saham yang Diam-Diam Diborong Asing</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315212" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315212</id>
    <updated>2026-05-22T07:00:23Z</updated>
    <published>2026-05-22T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali
  ambruk dan jatuh ke level psikologis 6.000 pada perdagangan Kamis
  (21/5/2026). IHSG ditutup merosot 3,54% ke posisi 6.094,94.&lt;br /&gt;Nilai
  transaksi pasar terpantau ramai mencapai Rp18,49 triliun dengan volume
  perdagangan 35,77 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,14
  juta kali.&lt;br /&gt;Di tengah koreksi tajam tersebut, investor asing masih
  membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp544,9 miliar di
  seluruh pasar. Rinciannya, asing mencatat net sell Rp508,1 miliar di
  pasar reguler serta Rp36,8 miliar di pasar negosiasi dan
  tunai.&lt;br /&gt;Meski asing masih keluar dari pasar saham domestik secara
  keseluruhan, sejumlah saham justru ramai dikoleksi investor asing.
  Mengutip data Stockbit, berikut daftar saham dengan net foreign buy
  terbesar pada perdagangan Kamis (21/5/2026):&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt;   Tbk.
  (BUMI) - Rp203,9 miliar&lt;br /&gt;PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) -   Rp173,3
  miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bumi
  resources&lt;/span&gt; Minerals Tbk. (BRMS) - Rp87,7 miliar&lt;br /&gt;PT Merdeka
  Copper Gold Tbk. (MDKA) - Rp62,8 miliar&lt;br /&gt;PT Darma Henwa Tbk.
  (DEWA) - Rp60,4 miliar&lt;br /&gt;PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO)
  - Rp54,9 miliar&lt;br /&gt;PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) - Rp39,2
  miliar&lt;br /&gt;PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) - Rp34,4 miliar&lt;br /&gt;PT
  Bakrie &amp;amp; Brothers Tbk. (BNBR) - Rp33,9 miliar&lt;br /&gt;PT Petrosea
  Tbk. (PTRO) - Rp29,3 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Adapun IHSG ditutup
  ambruk pada perdagangan Kamis (21/5/2026),   seiring tekanan jual
  besar-besaran yang terjadi hampir sepanjang hari   perdagangan.IHSG
  ditutup merosot 3,54% ke level 6.094,94.&lt;br /&gt;Koreksi   tajam ini
  membuat IHSG kehilangan 223,56 poin dibandingkan posisi   penutupan
  sebelumnya di level 6.318,50.&lt;br /&gt;Sejak awal sesi, IHSG   sempat
  bergerak di zona hijau dan sempat menyentuh level tertinggi   harian
  di 6.378,81 sebelum akhirnya terus melemah hingga menyentuh   titik
  terendah di 6.080,95.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(mkh/mkh)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260522064107-17-736874/ihsg-longsor-354-ini-10-saham-yang-diam-diam-diborong-asing"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Dipimpin Mantan Bos AMMN Alexander Ramlie, Dhilmar Akuisisi Tambang Batu Bara Australia Senilai Rp 68 T</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315183" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315183</id>
    <updated>2026-05-22T07:00:20Z</updated>
    <published>2026-05-22T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;- Perusahaan tambang asal Inggris, Anglo American, akan menjual
  tambang &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  metalurgi di Bowen Basin, Queensland, Australia, kepada perusahaan
  tambang swasta berbasis Inggris, Dhilmar.&lt;br /&gt;Nilai transaksi dari
  akuisisi tersebut sebesar 3,88 miliar dollar AS atau sekitar Rp 68
  triliun (asumsi kurs Rp 17.700 per dollar AS).&lt;br /&gt;Dhilmar Ltd
  merupakan perusahaan yang dipimpin oleh Alexander Ramlie selaku Chief
  Executive Officer (CEO).&lt;br /&gt;Alexander memiliki rekam jejak panjang
  di industri tambang Indonesia, salah satunya pernah menjabat sebagai
  Direktur Utama PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Anglo American menyebut penjualan aset tersebut menjadi bagian
  dari strategi perusahaan untuk keluar dari bisnis &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; metalurgi,
  sekaligus menyederhanakan portofolio usaha menjelang rencana merger
  dengan perusahaan tambang asal Kanada, Teck Resources.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Melalui transaksi ini, kami akan menyelesaikan
  penghentian   bisnis &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; untuk   pembuatan baja,&amp;quot; ujar Chief Executive Officer
  (CEO) Anglo   American, Duncan Wanblad dalam keterangannya, dikutip
  dari Reuters,   Jumat (22/5/2026).&lt;br /&gt;Wilayah Bowen Basin di
  Queensland dikenal   sebagai salah satu kawasan penghasil &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; metalurgi
  terbesar di dunia.&lt;br /&gt;Anglo American menjual aset tersebut sebagai
  bagian dari upaya melepas bisnis non-inti dan menekan utang perusahaan
  sebelum menyelesaikan merger dengan Teck Resources yang akan membentuk
  perusahaan tambang berfokus pada tembaga.&lt;br /&gt;Nilai transaksi terdiri
  dari pembayaran tunai awal sebesar 2,3 miliar dollar AS dan tambahan
  hingga 1,58 miliar dollar AS yang bergantung pada pergerakan harga
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Meski
  demikian, saham Anglo American tercatat turun 1,7 persen seiring
  pelemahan sektor tambang secara umum akibat kekhawatiran terhadap
  inflasi global.&lt;br /&gt;Sebelumnya, pada tahun lalu, perusahaan tambang
  asal Amerika Serikat, Peabody Energy, menarik tawaran akuisisi senilai
  3,78 miliar dollar AS terhadap aset &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; kokas Anglo
  American di Australia.&lt;br /&gt;Penarikan dilakukan setelah kedua pihak
  gagal mencapai kesepakatan terkait penurunan harga menyusul insiden
  kebakaran tambang.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Anglo American juga menyatakan masih melanjutkan proses
  arbitrase terhadap Peabody terkait batalnya transaksi
  tersebut.&lt;br /&gt;Adapun Dhilmar merupakan grup tambang swasta yang
  memiliki aset utama berupa tambang emas Eleonore di Kanada, yang
  diakuisisi dari Newmont Corp pada tahun lalu.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://money.kompas.com/read/2026/05/22/103600626/dipimpin-mantan-bos-ammn-alexander-ramlie-dhilmar-akuisisi-tambang-batu-bara"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://money.kompas.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Harga Minyak Dunia Naik 1,9 Persen Usai Iran Kukuh Pertahankan Pengayaan Uranium</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315154" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315154</id>
    <updated>2026-05-22T07:00:18Z</updated>
    <published>2026-05-22T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;- Harga minyak dunia naik 1,9 persen setelah pemimpin tertinggi Iran
  Ayatollah Mojtaba Khamenei mengumumkan uranium negaranya agar tak
  diekspor.&lt;br /&gt;Kontrak berjangka Juli untuk pasokan internasional,
  minyak mentah Brent naik 1,9 persen menjadi 104,52 dollar AS (sekitar
  Rp 1,8 juta) per barrel pada awal perdagangan di Asia, Jumat
  (22/5/2026). &lt;br /&gt;Sementara kontrak berjangka West Texas Intermediate
  (WTI) AS untuk Juni naik 1,5 persen menjadi 97,81 dollar AS (Rp 1,7
  juta) per barrel.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Teheran kukuh mempertahankan pengayaan
  uranium, menyangkal   pernyataan Presiden Donald Trump bahwa negosiasi
  mencapai tahap   akhir.&lt;br /&gt;Direktur eksekutif International Energy
  Agency (IEA) Fatih   Birol mengatakan solusi bagi guncangan energi
  yang disebabkan konflik   Timur Tengah hanya pembukaan Selat Hormuz
  tanpa syarat.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Para
  eksekutif energi memperingatkan bahwa normalisasi   penuh pasokan
  minyak Timur Tengah mungkin tidak akan terjadi hingga   tahun 2027
  karena skala gangguan yang disebabkan oleh konflik,&amp;quot;   kata dia
  dikutip dari Reuters.&lt;br /&gt;Jika konflik terus menerus   terjadi,
  negara Asia dan Afrika paling kena dampaknya.&lt;br /&gt;Mereka   terancam
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;krisis energi&lt;/span&gt;   parah
  yang berpotensi meruntuhkan perekonomian.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Jalur
  alternatif&lt;br /&gt;Menyikapi tantangan di Selat Hormuz,   otoritas Uni
  Emirat Arab (UEA) membangun jalur pipa darat baru sebagai   jalur
  alternatif distribusi minyak selain perairan Selat   Hormuz.&lt;br /&gt;Bila
  Selat Hormuz tetap tak dibuka, dunia bisa   menghindari &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;krisis   energi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;“Saat
  ini, banyak energi dunia masih mengalir   melalui sedikit titik
  hambatan,&amp;quot; jelas CEO Abu Dhabi National Oil   Co (ADNOC) Sultan
  Ahmed Al Jaber dikutip dari Atlantic   Council.&lt;br /&gt;Jalur pipa baru
  ini akan menggandakan kapasitas ekspor   ADNOC melalui Fujairah,
  sebuah pelabuhan yang terletak di Teluk Oman   tepat di luar Selat
  Hormuz. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;UEA telah mempercepat pembangunan proyek ini
  karena perang   melawan Iran. Jalur pipa ini diharapkan mulai
  beroperasi pada tahun   2027.&lt;br /&gt;Bila Selat Hormuz dibuka, butuh
  empat bulan agar distribusi   kembali normal.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Ini bukan hanya masalah ekonomi. Bahkan,
  ini menciptakan   preseden berbahaya begitu Anda menerima bahwa satu
  negara dapat   menyandera jalur perairan terpenting di dunia,&amp;quot;
  katanya.&lt;br /&gt;Sebagai informasi, Selat Hormuz merupakan jalur lewatnya
  100 juta barrel minyak dalam satu minggu.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://money.kompas.com/read/2026/05/22/102542526/harga-minyak-dunia-naik-19-persen-usai-iran-kukuh-pertahankan-pengayaan"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://money.kompas.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>IHSG Terangkat ke Zona Hijau, Harga Saham Emiten Batu Bara Mulai Pulih</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315125" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315125</id>
    <updated>2026-05-22T07:00:16Z</updated>
    <published>2026-05-22T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA – Saham-saham emiten &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; mulai menunjukkan
  penguatan sejalan dengan membaiknya kondisi pasar. Perdagangan
  intraday hari ini, Jumat (22/5/2026) menunjukkan indeks harga saham
  gabungan (IHSG) mulai hijau, meski dalam pembukaan sempat terkoreksi.
  &lt;br /&gt;Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG ditutup menguat 0,30% ke
  level 6.113,44 pada akhir perdagangan sesi I hari ini. Indeks dibuka
  di zona merah dan bergerak pada rentang 5.966,86-6.135,12 pada
  perdagangan sesi I.&lt;br /&gt;Sebanyak 332 saham menguat, 350 saham
  melemah, dan 135 saham stagnan siang ini. Kapitalisasi pasar di Bursa
  Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp10.593,55 triliun.&lt;br /&gt;Saham emiten
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; yang sempat
  terkoreksi dalam dua perdagangan terakhir juga terpantau bergerak di
  area hijau. Saham PT Harum Energy Tbk. (HRUM) melejit 12,68% ke Rp800,
  saham PT Indika Energy Tbk. (INDY) naik 3,57% ke Rp2.320, saham PT
  Bumi Resources Tbk. (BUMI) menguat 3,05% ke Rp168, saham PT Adaro
  Andalan Indonesia Tbk. (AADI) tumbuh 3,86% ke Rp8.075, saham PT
  Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) naik 2,71% ke Rp2.270, saham
  PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) menguat 1,68% ke Rp22.700, dan
  saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) naik tipis 0,48% ke
  Rp10.525.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Nama-nama tersebut merupakan emiten &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dengan pangsa
  ekspor lebih dari 50%. Seperti diketahui, pengumuman kebijakan ekspor
  satu pintu yang disampaikan Presiden Prabowo pada 20 Mei 2026 sempat
  menjadi sentimen negatif pasar, membuat mayoritas saham melemah pada
  penutupan perdagangan di hari yang sama. Pada 21 Mei 2026, seluruh
  saham tersebut ditutup koreksi.&lt;br /&gt;Analis BRI Danareksa Sekuritas
  Abida Massi Armand menilai bahwa pasar akan merespons negatif
  kebijakan tersebut, namun hanya dalam jangka pendek. Ini karena
  ketidakpastian implementasi selalu menciptakan risk premium yang
  menekan valuasi, terutama bagi emiten yang memiliki eksposur besar di
  pasar ekspor.&lt;br /&gt;Dalam jangka pendek-menengah, menurutnya kebijakan
  ekspor satu pintu tersebut akan memberatkan emiten &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;. Dia mencatat,
  setidaknya ada tiga risiko paling material yang akan dirasakan emiten
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;, yakni
  tekanan average selling price (ASP) karena hilangnya fleksibilitas
  negosiasi langsung dengan pembeli premium, risiko selisih kurs jika
  transaksi Danantara dalam rupiah sementara pasar &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; berdenominasi
  dolar, dan biaya counterparty Danantara yang belum jelas namun
  berpotensi memotong margin yang sudah tipis.&lt;br /&gt;&amp;quot;Di sisi lain,
  dalam jangka panjang peluang dari kebijakan baru ini adalah akses
  pasar baru melalui jaringan global Danantara dan stabilisasi ASP dari
  berkurangnya persaingan harga antar eksportir lokal,&amp;quot; kata Abida
  kepada Bisnis, Kamis (21/5/2026).&lt;br /&gt;Atas pertimbangan tersebut,
  Abida menyarankan kepada investor untuk fokus pada emiten dengan cost
  structure rendah yang tetap kompetitif meski ada biaya tambahan
  Danantara. Kemudian, melakukan pendekatan wait and see untuk emiten
  bermargin tipis dan leverage tinggi hingga ada kejelasan regulasi
  teknis.&lt;br /&gt;Sementara itu, Head of Research KISI Sekuritas Muhammad
  Wafi menyarankan agar investor memilih emiten yang memiliki kurva
  biaya atau biaya produksi yang lebih rendah, memiliki bisnis
  diversifikasi non-&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;, dan emiten yang mempunyai neraca keuangan yang kuat.
  Dalam jangka pendek, dia menyarankan agar investor melakukan akumulasi
  selektif saat harga saham jatuh, bukan melakukan pembelian
  agresif.&lt;br /&gt;&amp;quot;Preferensi saya ITMG dan ADRO karena lebih
  defensif dari sisi kualitas aset dan fleksibilitas bisnis, sementara
  emiten yang bergantung pada ekspor spot kemungkinan volatilitasnya
  lebih tinggi,&amp;quot; kata Wafi.&lt;br /&gt;Disclaimer: berita ini tidak
  bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi
  sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab
  terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan
  investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260522/7/1975725/ihsg-terangkat-ke-zona-hijau-harga-saham-emiten-batu-bara-mulai-pulih"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Saham Batu Bara Tertekan Pengumuman Ekspor Satu Pintu Lewat DSI</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315096" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315096</id>
    <updated>2026-05-22T07:00:13Z</updated>
    <published>2026-05-22T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA—Kebijakan ekspor satu pintu &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; melalui PT
  Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memicu tekanan pada mayoritas
  saham emiten &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  di Bursa Efek Indonesia (BEI).&lt;br /&gt;Investor merespons negatif
  kebijakan tersebut karena dinilai meningkatkan ketidakpastian bisnis
  dan berpotensi menekan margin perusahaan tambang &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dalam jangka
  pendek hingga menengah.&lt;br /&gt;Presiden Prabowo Subianto sebelumnya
  mengumumkan kebijakan ekspor satu pintu dalam penyampaian Kerangka
  Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027
  di Rapat Paripurna DPR, Rabu (20/5/2026).&lt;br /&gt;Dalam tahap pertama
  implementasi mulai 1 Juni 2026, eksportir diwajibkan mengalihkan
  kontrak ekspor-impor dengan pembeli luar negeri kepada badan usaha
  milik negara (BUMN). Untuk menjalankan skema tersebut, Badan Pengelola
  Investasi (BPI) Danantara membentuk anak usaha baru bernama PT
  Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).&lt;br /&gt;Selanjutnya, mulai 1
  September 2026, DSI akan menjadi satu-satunya pihak yang dapat
  berkontrak langsung dengan pembeli &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; di luar
  negeri.&lt;br /&gt;Pasar langsung merespons kebijakan itu dengan aksi jual
  saham-saham &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;.
  Pada penutupan perdagangan Rabu (20/5), saham PT Bayan Resources Tbk.
  (BYAN) turun 2,18% ke Rp11.200, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk.
  (ADRO) melemah 4,29% ke Rp2.230, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk.
  (AADI) turun 0,91% ke Rp8.125.&lt;br /&gt;Selanjutnya, PT Bumi Resources
  Tbk. (BUMI) anjlok 6,99% ke Rp173, PT Indika Energy Tbk. (INDY)
  melemah 6,15% ke Rp2.290, dan PT Harum Energy Tbk. (HRUM) turun 5,16%
  ke Rp735.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Analis BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi
  Armand mengatakan   pasar cenderung memberikan respons negatif pada
  tahap awal   implementasi karena ketidakpastian regulasi menciptakan
  risk premium   yang menekan valuasi saham, khususnya emiten dengan
  eksposur ekspor   tinggi.&lt;br /&gt;Menurut dia, terdapat tiga risiko utama
  yang berpotensi   membebani emiten &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu   bara&lt;/span&gt;. Pertama,
  tekanan average selling price (ASP) akibat   hilangnya fleksibilitas
  negosiasi langsung dengan pembeli   premium.&lt;br /&gt;Kedua, risiko
  selisih kurs apabila transaksi dilakukan   dalam rupiah sementara
  pasar &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  menggunakan   denominasi dolar AS. Ketiga, potensi biaya tambahan dari
  skema   perdagangan melalui Danantara yang dapat memangkas margin
  perusahaan.&lt;br /&gt;“Tekanan ASP karena hilangnya fleksibilitas negosiasi
  langsung dengan pembeli premium, risiko selisih kurs jika transaksi
  Danantara dalam rupiah sementara pasar &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; berdenominasi
  dolar, dan biaya counterparty Danantara yang belum jelas namun
  berpotensi memotong margin yang sudah tipis,” ujar Abida, Kamis
  (21/5/2026).&lt;br /&gt;Meski demikian, dia menilai kebijakan tersebut juga
  memiliki peluang jangka panjang berupa akses pasar baru melalui
  jaringan global Danantara serta potensi stabilisasi harga jual karena
  berkurangnya persaingan antar eksportir domestik.&lt;br /&gt;Abida
  menyarankan investor fokus pada emiten yang memiliki struktur biaya
  rendah agar tetap kompetitif meski terdapat tambahan biaya dalam
  rantai perdagangan. Dia juga menyarankan pendekatan wait and see untuk
  emiten dengan margin tipis dan leverage tinggi hingga aturan teknis
  lebih jelas.&lt;br /&gt;Sementara itu, Head of Research KISI Sekuritas
  Muhammad Wafi menilai pasar masih berhati-hati karena investor belum
  dapat menghitung dampak kebijakan terhadap margin dan siklus kas
  emiten &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;“Yang pasti, mekanisme perdagangan yang berisiko
  menambah ketidakpastian bakal menjadi sentimen negatif pasar,”
  ujarnya.&lt;br /&gt;Wafi menyarankan investor memilih emiten dengan biaya
  produksi rendah, memiliki diversifikasi bisnis non-&lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;, serta neraca
  keuangan yang kuat. Dalam jangka pendek, dia merekomendasikan strategi
  akumulasi selektif ketika harga saham turun, bukan melakukan pembelian
  agresif.&lt;br /&gt;Dia menyebut ITMG dan ADRO relatif lebih defensif
  dibandingkan emiten lain karena kualitas aset dan fleksibilitas bisnis
  yang lebih baik. Sementara itu, emiten yang sangat bergantung pada
  ekspor spot diperkirakan menghadapi volatilitas lebih
  tinggi.&lt;br /&gt;&amp;quot;Preferensi saya ITMG dan ADRO karena lebih defensif
  dari sisi kualitas aset dan fleksibilitas bisnis, sementara emiten
  yang bergantung pada ekspor spot kemungkinan volatilitasnya lebih
  tinggi,&amp;quot; kata Wafi.&lt;br /&gt;Di sisi lain, Wafi menilai kebijakan
  ekspor satu pintu juga berpotensi memberikan manfaat jangka panjang
  berupa penguatan posisi tawar Indonesia di pasar global, pengurangan
  perang harga antar eksportir domestik, perbaikan tata niaga, hingga
  pembukaan akses pasar baru apabila jaringan pemasaran terintegrasi
  dapat berjalan efektif.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Disclaimer: berita ini tidak
  bertujuan mengajak membeli atau   menjual saham. Keputusan investasi
  sepenuhnya ada di tangan pembaca.   Bisnis.com tidak bertanggung jawab
  terhadap segala kerugian maupun   keuntungan yang timbul dari
  keputusan investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260522/189/1975722/saham-batu-bara-tertekan-pengumuman-ekspor-satu-pintu-lewat-dsi"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>MIND ID Explores Mineral Partnership with Kazakhstan to Advance Global Downstream Strategy</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315033" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315033</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:40Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;MIND ID has begun expanding its global business footprints by
  exploring strategic cooperation in the mineral sector with
  Kazakhstan.This step is part of the efforts to strengthen Indonesia's
  position in the global mineral industry chain while accelerating the
  national downstreaming program.An official visit was made by the
  President Director of MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, to Astana,
  Kazakhstan, on April 13, 2026.During the agenda, MIND ID met with
  Tau-Ken, the Sovereign Wealth Fund Samruk-Kazyna, and the giant &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;mining&lt;/span&gt; company Eurasian
  Resources Group (ERG).In addition to technical meetings, the
  delegation also visited ERG's alumina and aluminum smelter facilities
  in Pavlodar, Kazakhstan.In the meeting with ERG, both parties
  discussed a number of strategic collaboration opportunities to support
  the development of Indonesia's mineral industry.There were at least
  six main sectors discussed, including:● Mineral exploration● Mineral
  processing●Bauxite-to-aluminum downstreaming strategies●Research and
  development (R&amp;amp;D)●Technology exchange●Marketing cooperationThe
  President Director of MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, considers
  Kazakhstan a potential partner because it possesses industrial
  characteristics similar to Indonesia.“This exploratory visit is a
  concrete step by MIND ID to fulfill the government's mandate to become
  a global player. Together with ERG and Samruk-Kazyna, we see
  significant opportunities in developing the bauxite-to-aluminum value
  chain, processing critical minerals, and other minerals,” Maroef
  said.He added that the exploratory cooperation is focused on
  strengthening technology exchange, research, market access, and
  investment to support mineral downstreaming in Indonesia.Diplomatic
  Support for Indonesia-KazakhstanThe Indonesian Ambassador to
  Kazakhstan and Tajikistan, M. Fadjroel Rachman, emphasized that the
  Indonesian government fully supports MIND ID's expansion moves in
  Kazakhstan.According to Fadjroel, relations between Indonesia and
  Kazakhstan are now entering a more concrete phase of cooperation,
  especially following the signing of the Free Trade Agreement (FTA)
  between Indonesia and the Eurasian Economic Union (EAEU) on December
  21, 2025, in St. Petersburg, Russia.Furthermore, economic cooperation
  between the two countries is also bolstered through the
  Indonesia-Kazakhstan Joint Commission Meeting in Astana, led by the
  Coordinating Minister for Economic Affairs, Airlangga Hartarto,
  alongside the Minister of National Economy of Kazakhstan, Serik
  Zhumangarin.“The Indonesian Embassy in Astana fully supports this
  initiative by MIND ID. Kazakhstan is the gateway to energy, minerals,
  uranium, and wheat in Central Asia,” Fadjroel said.He assessed that
  the direct presence of MIND ID's management lineup demonstrates
  Indonesia's seriousness in building a strategic partnership with
  Kazakhstan, both through Samruk-Kazyna and ERG as major players in the
  global mineral industry.Fadjroel also revealed that the Indonesia-EAEU
  FTA is projected to increase new trade value by up to 10 billion US
  dollars or approximately IDR 164 trillion.Meanwhile, bilateral trade
  specifically between Kazakhstan and Indonesia is estimated to
  potentially reach 2 billion US dollars.“God willing, the next step
  will be a state visit by the President of Kazakhstan, Kassym-Jomart
  Tokayev, to President Prabowo Subianto in Jakarta, which will be
  accompanied by a business forum that has the potential to form the
  Indonesia-Kazakhstan Business Council,” Fadjroel stated.Through this
  exploratory cooperation, MIND ID hopes to accelerate the expansion of
  Indonesia's mineral industry into the global market, in line with the
  company's vision, “MIND ID for Indonesia and the World.”Collaboration
  with Kazakhstan is considered a strategic move to strengthen the
  mineral supply chain, accelerate downstreaming, and enhance
  Indonesia's competitiveness in the global &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;mining&lt;/span&gt; industry.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.djakarta-miningclub.com/news/mind-id-explores-mineral-partnership-with-kazakhstan-to-advance-global-downstream-strategy"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://djakarta-miningclub.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>BBM Baru B50 Beredar di Juli 2026, RI Siap Setop Impor Solar</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315009" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5315009</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:39Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Tangerang, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya
  Mineral (ESDM) rencana implementasi mandatori campuran Bahan Bakar
  Minyak (BBM) dengan biodiesel 50% atau B50 pada Juli 2026 bisa
  mendorong Indonesia berhenti atas ketergantungan impor
  solar.&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi
  Energi (Dirjen EBTKE) &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Eniya
  Listiani Dewi mengatakan bahwa peningkatan kadar campuran minyak sawit
  tersebut akan mengalihkan kebutuhan solar ke produksi dalam negeri.
  Dia menyebutkan pemerintah tengah merampungkan uji teknis penggunaan
  B50 di lapangan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sebelumnya sekarang yang sedang berjalan
  adalah 40%, dan Juli mendatang kita akan meningkatkannya menjadi 50%
  sehingga kita bisa mencapai situasi di mana kita tidak lagi mengimpor
  minyak solar lagi,&amp;quot; ujar Eniya dalam acara The 50th IPA
  Convention &amp;amp; Exhibition (Convex) di ICE BSD, Tangerang, Kamis
  (21/5/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kelak, kebijakan
  mandatori tersebut akan diberlakukan secara   serentak di seluruh
  sektor pengguna mesin diesel di Indonesia.   Tujuannya untuk
  menghindari kesulitan dari sisi   infrastruktur.&lt;br /&gt;&amp;quot;Insyaallah
  sesuai dengan arahan bisa 1 Juli.   Semua sektor B50 jadi tidak ada
  yang 40 terus 50 begitu itu   infrastrukturnya malah kesusahan
  sehingga mulainya serentak. Semua   sektor di Indonesia,&amp;quot; katanya
  saat ditemui di sela   acara.&lt;br /&gt;Dari uji yang dilakukan sejauh ini,
  hasilnya menunjukkan   bahwa penggunaan B50 menunjukkan performa mesin
  tetap terjaga dengan   baik. Bahkan, pihaknya mencatat efisiensi pada
  komponen kendaraan   seperti filter mesin yang memiliki masa pakai
  lebih lama dibandingkan   saat menggunakan bahan bakar
  sebelumnya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Mostly yang hasil   uji sampai 50.000 ataupun
  ini itu melampaui spesifikasi yang ada.   Maksudnya gini kalau
  dipasang filter harus 10.000 harus ganti ternyata   dia sampai 30.000
  nggak ganti gitu. Saya laporkan ke pak menteri juga   apa adanya dan
  ini bagus FAME 50% itu,&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;Selain   ketahanan
  komponen, pemerintah juga telah memastikan keandalan mesin   di
  wilayah bersuhu rendah melalui pengujian di kawasan Bromo. Hasil
  pemantauan membuktikan bahwa campuran biodiesel tingkat tinggi ini
  tetap responsif saat mesin dinyalakan dalam kondisi
  dingin.&lt;br /&gt;&amp;quot;Nah kemarin cold start engine saya di Bromo itu
  sudah bagus kurang dari satu detik bahkan 0,8 detik. Nah ini nanti kan
  kita sudah berhasil di sisi otomotif itu kan berarti high speed engine
  sudah berhasil,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;Berdasarkan data &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;,
  implementasi program B50 yang ditargetkan mulai Juli 2026 tersebut
  diproyeksikan mampu menghemat devisa negara hingga Rp 157,28 triliun.
  Selain aspek ekonomi, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat
  menambah lapangan kerja nasional dengan target penyerapan lebih dari
  2,2 juta orang tenaga kerja.&lt;br /&gt;Dari sisi lingkungan, penggunaan B50
  ditargetkan mampu menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 46,72 juta
  ton CO2 pada tahun 2026. Adapun, hingga pertengahan April 2026,
  realisasi penyaluran biodiesel nasional sendiri telah mencapai 3,90
  juta kilo liter atau sekitar 24,9% dari total alokasi awal tahun
  sebesar 15,65 juta kilo liter.&lt;br /&gt;Secara teknis, spesifikasi B50
  ditingkatkan untuk menjaga performa mesin, diantaranya dengan menekan
  kadar air menjadi maksimal 300 ppm dan monogliserida maksimal 0,47%
  massa. Stabilitas oksidasi juga diperkuat menjadi minimal 900 menit
  untuk menjamin kualitas bahan bakar tetap prima selama masa
  penyimpanan dan distribusi di berbagai wilayah.&lt;br /&gt;Pemerintah
  menargetkan seluruh rangkaian uji coba di sektor otomotif rampung pada
  Juni 2026, sementara sektor strategis lainnya seperti alat berat dan
  perkeretaapian akan selesai bertahap hingga akhir tahun. Dengan hasil
  uji sementara yang menunjukkan performa andal dan aman, B50 siap
  memperkuat kemandirian energi nasional.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260521190723-4-736825/bbm-baru-b50-beredar-di-juli-2026-ri-siap-setop-impor-solar"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Catat! Mendag Tegaskan Ekspor Sawit-Batu Bara Tetap Butuh Dokumen Ini</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314976" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314976</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:37Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso
  menegaskan kebijakan ekspor tetap membutuhkan Persetujuan Ekspor (PE)
  dari Kementerian Perdagangan, meski pemerintah sudah memiliki Badan
  Ekspor yaitu PT Danantara Sumberdaya Indonesia.&lt;br /&gt;&amp;quot;Ya masih
  sama dong,&amp;quot; saat dipastikan kepada Budi Santoso di Istana
  Kepresidenan, Kamis (21/5/2026).&lt;br /&gt;Persetujuan Ekspor merupakan
  perizinan berusaha dari Kementerian Perdagangan yang wajib dimiliki
  eksportir untuk komoditas tertentu. Kewajiban ini tertuang dalam
  Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 23 Tahun 2023 tentang Kebijakan
  dan Pengaturan Ekspor.&lt;br /&gt;Sebelumnya Budi Santoso juga menjelaskan,
  dari kebijakan baru ini tidak akan menghapus ketentuan soal pemenuhan
  dalam negeri atau Domestik Market Obligation (DMO).&lt;br /&gt;Saat ini,
  pemerintah memberlakukan kebijakan DMO minyak goreng kemasan sederhana
  Minyakita untuk ekspor minyak sawit (CPO). Juga diberlakukan DMO untuk
  ekspor &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&amp;quot;(DMO-nya dicabut?) Tetap jalan semua. Nggak
  (nggak dicabut),&amp;quot; katanya di Kantor Kemenko Perekonomian,
  Jakarta, Kamis (21/5/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Dia menjelaskan, DMO itu
  akan disalurkan melalui PT   DSI.&lt;br /&gt;&amp;quot;Nanti kalau sudah
  berjalan penuh ya DMO PT DSI ( PT   Danantara Sumberdaya Indonesia)
  otomatis, kan eksportirnya,&amp;quot; kata   Budi.&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Budi
  Santoso juga mengungkapkan tengah   menyiapkan Permendag baru terkait
  tata niaga ekspor SDA ini, yang akan   diterbitkan dalam waktu
  dekat.&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Presiden   Prabowo Subianto saat
  menyampaikan Pidato Presiden RI pada Rapat   Paripurna DPR RI ke-19
  Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 dalam Rapat   Paripurna DPR RI ke-19
  Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di   Gedung Nusantara
  MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026) mengumumkan   penerbitan
  Peraturan Pemerintah (PP) baru dan pembentukan Badan Usah   Milik
  Negara (BUMN) baru khusus ekspor komoditas.&lt;br /&gt;Dengan PP baru   ini,
  jelas Prabowo, semua penjualan semua hasil SDA, mulai dari minyak
  kelapa sawit, &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;, sampai paduan besi (ferroalloy), diwajibkan melalui BUMN
  yang ditunjuk pemerintah Indonesia. Yaitu PT Danantara Sumberdaya
  Indonesia.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(dce)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260521170059-4-736791/catat-mendag-tegaskan-ekspor-sawit-batu-bara-tetap-butuh-dokumen-ini"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ESDM Siapkan Aturan Teknis Tampung Impor Minyak Rusia</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314943" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314943</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:35Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) masih menyiapkan regulasi turunan terkait rencana impor minyak
  mentah dari Rusia. Regulasi tersebut diperlukan untuk mengatur
  mekanisme pelaksanaan impor, termasuk skema pembayaran melalui Badan
  Layanan Umum (BLU).&lt;br /&gt;Direktur Pembinaan Program Migas &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Hendra
  Gunawan mengatakan saat ini proses penyusunan aturan pembentukan BLU
  masih berlangsung sebagai tindak lanjut arahan
  pemerintah.&lt;br /&gt;&amp;quot;Ini sedang proses yang jelas, ini arahan dari
  kementerian. Kan sudah diumumkan ya, kita menindaklanjuti
  langkah-langkahnya. Harus disiapkan langkah-langkah selanjutnya aja.
  Itu masih berproses,&amp;quot; ujar Hendra ditemui di Gedung DPR RI, Kamis
  (21/5/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Namun demikian, Hendra
  belum memastikan apakah aturan turunan   yang disiapkan nantinya
  berbentuk Peraturan Menteri (Permen) atau   Keputusan Menteri
  (Kepmen).&lt;br /&gt;Di sisi lain, Hendra juga menyinggung   kunjungannya ke
  Rusia bersama Wakil Menteri ESDM Yuliot beberapa waktu   lalu.
  Menurutnya, selain membahas potensi impor minyak, pertemuan   tersebut
  juga difokuskan pada percepatan pengembangan Blok Tuna agar   segera
  berproduksi.&lt;br /&gt;&amp;quot;Itu yang kita ikut dorong untuk cepat
  onstream. Kita langsung ketemu dengan perusahaan. Dan itu kita
  diperwakilkan di sini, mau kita undang. Intinya semua yang sudah ada
  pending-pending ini untuk dipercepat,&amp;quot; katanya.&lt;br /&gt;Sebelumnya,
  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
  mengungkapkan impor minyak mentah (crude oil) dari Rusia ditargetkan
  mulai tiba di Indonesia dalam satu hingga dua minggu ke
  depan.&lt;br /&gt;Menurut Bahlil, proses kesepakatan impor minyak tersebut
  telah rampung, termasuk kontrak kerja sama antara kedua pihak. Saat
  ini, pemerintah tinggal menyelesaikan aspek teknis
  pengiriman.&lt;br /&gt;&amp;quot;Secara deal sudah. Kontrak sudah. Sekarang
  bicara tentang teknik pengirimannya dan mungkin satu dua minggu ini
  sudah bisa, ya,&amp;quot; kata Bahlil ditemui di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Senin
  (11/5/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(ven)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260521162727-4-736783/esdm-siapkan-aturan-teknis-tampung-impor-minyak-rusia"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Jadwal Masa Transisi Aturan Ekspor Sawit Wajib Cuma Lewat Danantara</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314914" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314914</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:33Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Daftar Isi&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Jakarta, CNBC Indonesia -
  Menteri Perdagangan (Mendag) Budi   Santoso mengatakan, Peraturan
  Menteri Perdagangan (Permendag) baru   tentang tata niaga ekspor
  sumber daya alam (SDA) sedang disiapkan.   Kata dia, Permendag itu
  paling lambat selesai dibuat besok, dengan   target semua ketentuan
  teknis beres hari ini.&lt;br /&gt;Hal itu   disampaikannya kepada wartawan
  saat ditemui di Kantor Kemenko   Perekonomian, Jakarta, Kamis
  (21/5/2026).&lt;br /&gt;Budi menegaskan, dengan   aturan baru tata niaga
  ekspor SDA ini, kebijakan wajib memenuhi   kebutuhan dalam negeri
  alias domestic market obligation (DMO) tetap   berlaku. Saat ini,
  wajib DMO berlaku atas ekspor minyak sawit dan     &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Lalu
  kapan kebijakan ini efektif berlaku?&lt;br /&gt;Mengutip bahan paparan
  Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam Rapat Koordinasi Terbatas
  Tingkat Menteri bidang Perekonomian: Pembahasan Tata Kelola Ekspor
  Sumber Daya Alam Strategis, Kamis (21/5/2026), Permendag baru nantinya
  akan mencabut Permendag No 26/2024 tentang Ketentuan Ekspor
  ProdukTurunan Kelapa Sawit.&lt;br /&gt;Rencananya, Permendag baru ini akan
  mulai beraku pada tanggal 1 Juni 2026.&lt;br /&gt;Pokok-pokok pengaturan
  dalam rancangan Permendag tentang ketentuan ekspor kelapa sawit itu
  memuat definisi BUMN ekspor, pengaturan ekspor kelapa sawit yang
  merupakan SDA strategis da hanya dapat dilakuka oleh eksportir berpa
  BUM ekspor, ketentuan transisi, ketentuan efektif penuh, hingga masa
  berlaku Permendag baru.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Masa Transisi Aturan
  Baru Tata Niaga Ekspor Sawit&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;- Ketentuan transisi pada 1
  Juni-31 Agustus 2026&lt;br /&gt;Pada   periode ini:&lt;br /&gt;a. Perizinan
  Berusaha berupa Persetujuan Ekspor yang   telah diterbitkan kepada
  pelaku usaha masih berlaku paling lama sampai   tanggal 31 Agustus
  2026&lt;br /&gt;b. Persetujuan Ekspor yang diajukan oleh   pelaku usaha
  antara 1 Juni-31 Agustus 2026 diterbitkan dengan masa   berlaku paling
  lama sampai tanggal 31 Agustus 2026&lt;br /&gt;c. Ekspor   dilakukan melalui
  BUMN Ekspor&lt;br /&gt;- Menggunakan Persetujuan Ekspor   milik pelaku
  usaha- Eksportir atas nama PT Danantara Sumber Daya   Indonesia; dan-
  Pada PEB, pelaku usaha tertulis sebagai pemilik   barang, BUMN Ekspor
  sebagai Eksportir&lt;br /&gt;d. Dalam periode transisi,   BUMN Ekspor agar
  menyiapkan kesiapan administrasi dokumen ekspor untuk   dapat
  diimplementasikan pada tanggal 1 September 2026.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Jadwal Berlaku Penuh&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;- Ketentuan mulai 1 September
  2026&lt;br /&gt;Pada periode   ini:&lt;br /&gt;a. Ekspor hanya dapat dilakukan
  oleh BUMN Ekspor&lt;br /&gt;b.   BUMN Ekspor harus memiliki Persetujuan
  Ekspor dengan syarat Hak   Ekspor&lt;br /&gt;c. Hak Ekspor BUMN Ekspor
  didapat dari hasil DMO atau   hasil pengalihan Hak Ekspor pelaku usaha
  yangmelakukan DMO.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Perintah Baru
  Prabowo&lt;br /&gt;Presiden Prabowo Subianto mewajibkan   setiap ekspor
  sumber daya alam (SDA) harus melalui satu pintu. Kata   dia, kebijakan
  ini dilakukan untuk mengontrol dan mengawasi ke mana   dan berapa
  hasil SDA RI dijual.&lt;br /&gt;Komoditas ekspor yang terkena   kebijakan
  ini adalah minyak sawit, &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;, da ferroalloy   (paduan besi).&lt;br /&gt;Hal itu terungkap
  saat Presiden Prabowo   menyampaikan Pidato Presiden RI pada Rapat
  Paripurna DPR RI ke-19   Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 dalam Rapat
  Paripurna DPR RI ke-19   Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di
  Gedung Nusantara   MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu
  (20/5/2026).&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu,   Prabowo mengumumkan,
  penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) baru dan   pembentukan Badan Usah
  Milik Negara (BUMN) baru khusus ekspor   komoditas.&lt;br /&gt;Dengan PP
  baru ini, jelas Prabowo, semua penjualan   semua hasil SDA, mulai dari
  minyak kelapa sawit, &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;, sampai paduan   besi (ferroalloy), diwajibkan melalui
  BUMN yang ditunjuk pemerintah   Indonesia.&lt;br /&gt;Nama BUMN baru itu
  adalah PT Danantara Sumberdaya Indonesia.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(dce/dce)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260521151741-4-736746/jadwal-masa-transisi-aturan-ekspor-sawit-wajib-cuma-lewat-danantara"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pemerintah Siapkan BLU Tampung Impor Minyak Rusia</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314885" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314885</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:31Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) tengah menggodok regulasi tambahan terkait rencana impor minyak
  mentah dari Rusia. Regulasi tersebut disiapkan untuk mengatur
  mekanisme pelaksanaan impor agar sesuai dengan ketentuan yang
  berlaku.&lt;br /&gt;Hal ini dilakukan karena PT Pertamina (Persero) terikat
  dengan obligasi global atau global bond dalam perdagangan minyak.
  Sehingga, pemerintah mencari skema yang dinilai ideal agar impor
  minyak Rusia tidak menimbulkan pelanggaran, salah satunya melalui
  skema Badan Layanan Umum (BLU).&lt;br /&gt;Direktur Pembinaan Program Migas
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;
  Hendra Gunawan mengatakan pihaknya telah melakukan diskusi langsung
  dengan tim dari Rusia guna membahas mekanisme implementasi impor
  minyak tersebut.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Kami ada sesi
  diskusi langsung dengan tim Rusia dalam hal   ini menindaklanjuti akan
  seperti apa? karena sudah beredar di media,   mereka berikan masukan
  seperti mekanisme dalam implementasinya yang   nanti seperti
  apa,&amp;quot; kata Hendra dalam Rapat Dengar Pendapat   bersama Komisi
  XII DPR RI, Kamis (21/5/2026).&lt;br /&gt;Menurut dia, dari   sisi Indonesia
  saat ini pemerintah telah menyiapkan rancangan   Peraturan Presiden
  (Perpres) mengenai penunjukan BLU sebagai skema   pelaksana impor
  minyak Rusia.&lt;br /&gt;Regulasi tersebut nantinya akan   ditindaklanjuti
  melalui aturan turunan berupa Peraturan Menteri   (Permen) maupun
  Keputusan Menteri (Kepmen).&lt;br /&gt;&amp;quot;Kami udah   menyiapkan Perpres
  tentang penunjukan BLU dan kemudian ini akan   digodok terus
  tindaklanjutnya mekanisme dalam bentuk Permen atau   Kepmen yang masih
  diperbincangkan saat ini karena tidak ada sanksi   jadi kami tidak ada
  hubungan bisnis secara hukum, ini yang sedang kita   dorong,&amp;quot;
  ujarnya.&lt;br /&gt;Adapun, terkait kesiapan BLU, Hendra   menyebut
  pemerintah telah memiliki draf aturan turunan sebagai tindak   lanjut
  dari Perpres tersebut.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Menteri Energi dan   Sumber
  Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan impor minyak
  mentah (crude oil) dari Rusia ditargetkan mulai tiba di Indonesia
  dalam satu hingga dua minggu ke depan.&lt;br /&gt;Menurut Bahlil, proses
  kesepakatan impor minyak tersebut telah rampung, termasuk kontrak
  kerja sama antara kedua pihak. Saat ini, pemerintah tinggal
  menyelesaikan aspek teknis pengiriman.&lt;br /&gt;&amp;quot;Secara deal sudah.
  Kontrak sudah. Sekarang bicara tentang teknik pengirimannya dan
  mungkin satu dua minggu ini sudah bisa, ya,&amp;quot; kata Bahlil ditemui
  di &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;,
  Senin (11/5/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(ven)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260521145303-4-736737/pemerintah-siapkan-blu-tampung-impor-minyak-rusia"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Gambaran Daftar Produk Sawit Kena Aturan Ekspor Wajib Lewat Danantara</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314856" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314856</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:29Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Daftar Isi&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Jakarta, CNBC Indonesia -
  Presiden Prabowo Subianto mewajibkan   setiap ekspor sumber daya alam
  (SDA) harus melalui satu pintu. Kata   dia, kebijakan ini dilakukan
  untuk mengontrol dan mengawasi ke mana   dan berapa hasil SDA RI
  dijual.&lt;br /&gt;Komoditas ekspor yang terkena   kebijakan ini adalah
  minyak sawit, &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;, dan ferroalloy   (paduan besi).&lt;br /&gt;Hal itu terungkap
  saat Presiden Prabowo   menyampaikan Pidato Presiden RI pada Rapat
  Paripurna DPR RI ke-19   Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 dalam Rapat
  Paripurna DPR RI ke-19   Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di
  Gedung Nusantara   MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu
  (20/5/2026).&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu,   Prabowo mengumumkan,
  penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) baru dan   pembentukan Badan Usah
  Milik Negara (BUMN) baru khusus ekspor   komoditas.&lt;br /&gt;Dengan PP
  baru ini, jelas Prabowo, semua penjualan   semua hasil SDA, mulai dari
  minyak kelapa sawit, &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;, sampai paduan   besi (ferroalloy), diwajibkan melalui
  BUMN yang ditunjuk pemerintah   Indonesia.&lt;br /&gt;Nama BUMN baru itu
  adalah PT Danantara Sumberdaya   Indonesia.&lt;br /&gt;Menteri Perdagangan
  (Mendag) Budi Santoso saat ditemui   wartawan di kantor Kemenko
  Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5/2026)   mengungkapkan tengah
  menyiapkan Peraturan Menteri Perdagangan   (Permendag) untuk kebijakan
  tata niaga ekspor   tersebut.&lt;br /&gt;&amp;quot;Otomatis (Terbitkan Permendag
  baru akan   diterbitkan). Soal ekspor 3 komoditas itu. Hari ini harus
  segera   selesai. Paling lambat besok, tapi teknisnya hari ini harus
  diselesaikan,&amp;quot; kata Budi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Lantas, apa saja
  produk sawit yang akan dikenakan kebijakan   ekspor wajib lewat 1
  pintu ini?&lt;br /&gt;Sebagai gambaran, mengutip bahan   paparan Kementerian
  Perdagangan (Kemendag) dalam Rapat Koordinasi   Terbatas Tingkat
  Menteri bidang Perekonomian: Pembahasan Tata Kelola   Ekspor Sumber
  Daya Alam Strategis, Kamis (21/5/2026), Permendag baru   nantinya akan
  Permendag No 26/2024 tentang Ketentuan Ekspor Produk   Turunan Kelapa
  Sawit&lt;br /&gt;Dalam Permendag baru tentang ketentuan   ekspor kelapa
  sawit itu nantinya memuat Pos Tarif/ HS kelapa sawit   yang diatur
  ekspornya.&lt;br /&gt;Di mana, Pos Tarif/HS kelapa sawit yang   diatur
  ekspornya berdasarkan Permendag No 26/2024 adalah:&lt;br /&gt;1. CPO&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;1511.10.00 - Minyak mentah&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;2. RBDPO (bahan baku
  minyak goreng)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;ex 1511.90.20 -- minyak dimurnikan&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;3. RBDPL (minyak goreng)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;ex 1511.90.36 ---- dalam
  kemasan dengan berat bersih tidak   melebihi dari 25 kg&lt;br /&gt;ex
  1511.90.37 ---- lain-lain, dengan nilai   iodine 55 atau lebih tetapi
  kurang dari 60&lt;br /&gt;ex 1511.90.39 ---- lain-lain&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;4. UCO
  (minyak jelantah)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;ex 1518.00.14 -- minyak kacang tanah,
  kacang kedelai, kelapa   sawit atau kelapa&lt;br /&gt;ex 1518.00.19 --
  lain-lain&lt;br /&gt;ex 1518.00.32   -- dari kelapa sawit atau kernel kelapa
  sawit, dinetralkan,   dijernihkan, dan dihilangkan baunya (NBD)
  ataudimurnikan, dijernihkan,   dan dihilangkan baunya (RBD)&lt;br /&gt;ex
  1518.00.38 -- dari buah kelapa   sawit atau kernel kelapa sawit,
  lainnya&lt;br /&gt;ex 1518.00.60 - olahan   atau campuran yang tidak dapat
  dimakan dari lemak atau minyak hewani   atau fraksinya dan lemak atau
  minyak nabati atau fraksinya&lt;br /&gt;ex   1518.00.90 - lain-lain&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Catatan Kemendag, untuk produk ini masih belum dapat diterbitkan
  Persetujuan Ekspornya menunggu Rakortas Kemenko Pangan.&lt;br /&gt;5. Residu
  (POME Oil, HAPOR, EFB Oil)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;ex 2306.60.90 --
  lain-lain&lt;br /&gt;ex 2306.90.90 -- lain-lain&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Catatan
  Kemendag, produk ini masih belum dapat diterbitkan   Persetujuan
  Ekspornya menunggu Rakortas Kemenko Pangan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(dce/dce)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260521143505-4-736711/gambaran-daftar-produk-sawit-kena-aturan-ekspor-wajib-lewat-danantara"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Jalan 1 September, Ini Alur Bisnis Ekspor Batu Bara Lewat BUMN Khusus</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314827" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314827</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:27Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah menetapkan dua tahapan dalam
  proses bisnis ekspor komoditas &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;, minyak kelapa
  sawit dan juga paduan besi/ferro alloy melalui Badan Usaha Milik
  Negara (BUMN) Khusus Ekspor.&lt;br /&gt;Tahap pertama akan berlangsung mulai
  1 Juni hingga 31 Agustus 2026 dan dilanjutkan dengan tahap kedua atau
  finalisasi kegiatan ekspor pada 1 September 2026. Hal ini terungkap
  dalam bahan paparan Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada Rapat
  Koordinasi terbatas tingkat Menteri Bidang Perekonomian
  (21/5/2026).&lt;br /&gt;Berikut alur bisnis ekspor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; melalui BUMN
  Khusus Ekspor:&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Tahap I 1 Juni - 31
  Agustus 2026:&lt;br /&gt;Pelaku Usaha (Eksportir)   pemegang IUP
  Pertambangan -&amp;gt; Sistem INSW Simbara -&amp;gt; Penerbitan   LS melalui
  Simbara -&amp;gt; BUMN Ekspor -&amp;gt; Dokumen Pabea (1. ET   Terdaftar, 2.
  Laporan Surveyor)&lt;br /&gt;Tahap II, 1 September 2026:   &lt;br /&gt;BUMN Ekspor
  -&amp;gt; Sistem INSW SImbara -&amp;gt; Perbitan Eksportir   Terdatfat (ET)
  (Verifikasi Inatrade-diterbitkan oleh Dirjen a/n   Menteri) -&amp;gt;
  Perizinan terbit dikirimkan kepada BUMN Ekspor melalui   INSW -&amp;gt;
  Celarance, BUMN Khusus Ekspor melakukan   ekspor.&lt;br /&gt;Pokok-Pokok
  Pengaturan Rpermendag&lt;br /&gt;1. Penambahan   definisi BUMN Ekspor dan
  Komoditas SDA Strategis.&lt;br /&gt;2. Ekspor   Batubara hanya dapat
  diekspor oleh BUMN Ekspor mulai 1 Juni   2026.&lt;br /&gt;3. Menambahkan
  ketentuan transisi ekspor melalui BUMN   Ekspor mulai 1 Juni 2026
  sampai dengan 31 Agustus 2026.&lt;br /&gt;4.   Ketentuan transisi pada 1
  Juni- 31 Agustus 2026:&lt;br /&gt;a. Perizinan   Berusaha berupa Eksportir
  Terdaftar yang telah diterbitkan kepada   pelaku usaha masih berlaku
  paling lama&lt;br /&gt;sampai tanggal 31 Agustus   2026;&lt;br /&gt;b. Mulai 1
  Juni tidak ada pengajuan atau perpanjangan   Eksportir Terdaftar
  Batubara;&lt;br /&gt;c. Ekspor dilakukan melalui BUMN   Ekspor.&lt;br /&gt;-
  Menggunakan Eksportir Terdaftar milik pelaku   usaha;&lt;br /&gt;- Eksportir
  atas nama PT Danantara Sumber Daya Indonesia;   dan&lt;br /&gt;- Pada PEB,
  pelaku usaha tertulis sebagai pemilik barang,   BUMN Ekspor sebagai
  Eksportir.&lt;br /&gt;d. Dalam periode transisi, BUMN   Ekspor agar
  menyiapkan kesiapan administrasi dokumen ekspor untuk
  dapat&lt;br /&gt;diimplementasikan pada tanggal 1 September 2026.&lt;br /&gt;5.
  Ketentuan mulai 1 September 2026:&lt;br /&gt;a. Ekspor oleh BUMN
  Ekspor;&lt;br /&gt;b. Wajib memiliki Eksportir Terdaftar dan Laporan
  Surveyor; dan&lt;br /&gt;c. Syarat Eksportir Terdaftar (NIB, Izin usaha,
  bukti terdaftar di ESDM, dan surat pernyataan).&lt;br /&gt;6. Mencabut
  ketentuan ekspor batubara dalam Permendag Nomor 23 Tahun 2023 tentang
  Kebijakan dan Pengaturan Ekspor yang terakhir diubah dengan Permendag
  Nomor 12 Tahun 2026.&lt;br /&gt;Mendag buka suara&lt;br /&gt;Menteri Perdagangan
  (Mendag) Budi Santoso menyampaikan telah menyiapkan aturan teknis
  untuk operasional kegiatan ekspor oleh BUMN Khusus Ekspor yakni PT
  Danantara Sumber Daya indonesia (PT DSI). Aturan teknis itu akan
  berbentuk Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang menjadi
  turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor
  Komoditas Sumber Daya Alam (SDA).&lt;br /&gt;&amp;quot;Ya otomatis (ada
  permendag baru),&amp;quot; kata Budi Santoso seusai rapat koordinasi
  terbatas di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis
  (21/5/2026).&lt;br /&gt;Mendag memastikan, peraturan itu akan rampung per
  hari ini, atau paling lambat besok. Sebab, ketentuan teknis
  operasional PT DSI kata dia sudah harus segera diselesaikan.
  &amp;quot;Hari ini harus selesai paling lambat besok tapi teknisnya hari
  ini harus diselesaikan,&amp;quot; kata Budi Santoso.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260521133912-4-736693/jalan-1-september-ini-alur-bisnis-ekspor-batu-bara-lewat-bumn-khusus"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>IHSG Ambles ke 6.000-an, Bos Bursa Buka Suara</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314798" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314798</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:25Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia — Pjs. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia
  (BEI), Jeffrey Hendrik menekankan bahwa semangat berinvestasi di pasar
  modal adalah untuk jangka panjang. Hal ini menanggapi tren koreksi
  tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga kembali ke level
  6.000-an.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kemarin waktu ada kunjungan dari DPR dan
  Danantara ke sini kan, juga sudah disampaikan pesan bahwa investasi di
  pasar modal adalah investasi jangka panjang,&amp;quot; kata Jeffrey di
  Gedung BEI, Kamis (21/5/2026).&lt;br /&gt;Ia mengatakan pihaknya meyakini
  bahwa fundamental ekonomi Indonesia ke depan akan semakin baik. Selain
  itu, Jeffrey menyebut Presiden RI Prabowo Subianto juga sudah bertekad
  untuk memberikan kemudahan dalam usaha, yakni durasi perizinan yang
  dari 2 tahun menjadi dalam hitungan minggu saja.&lt;br /&gt;&amp;quot;Tentu itu
  akan memberikan efek positif kepada perekonomian dan nanti tentunya
  implikasinya kepada pasar modal dalam waktu jangka menengah panjang
  kita. Jadi kami sih positif,&amp;quot; tutur Jeffrey.&lt;br /&gt;Adapun IHSG
  kembali ambruk pada perdagangan Kamis (21/5/2026) siang dan makin
  menjauh dari level psikologis 6.100. Hingga sekitar pukul 13.35 WIB,
  IHSG terjun 3,64% ke posisi 6.088,22. Pelemahan ini memperpanjang
  tekanan yang terjadi sejak pembukaan perdagangan pagi tadi.&lt;br /&gt;IHSG
  sempat menyentuh level terendah harian di 6.083,69, jauh di bawah
  posisi penutupan sebelumnya di 6.318,50. Sementara posisi tertinggi
  intraday tercatat di 6.378,81 sebelum akhirnya tekanan jual makin
  deras.&lt;br /&gt;IHSG dalam dua hari terakhir dihantam sentimen pembentukan
  badan ekspor komoditas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Khusus
  Ekspor.&lt;br /&gt;Presiden RI Prabowo Subianto membeberkan, penjualan semua
  hasil sumber daya alam Indonesia mulai dari minyak kelapa sawit, &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dan besi fero
  alloy, wajib dilakukan melalui BUMN yang bernama PT Danantara
  Sumberdaya Indonesia.&lt;br /&gt;Sentralisasi ini secara spesifik dirancang
  sebagai fasilitas pemasaran untuk memberantas praktik kurang bayar,
  transfer pricing, serta memastikan penyerapan Devisa Hasil Ekspor
  secara optimal di dalam sistem keuangan domestik.&lt;br /&gt;Pengamat pasar
  modal Reydi Octa menilai rencana pembentukan BUMN ekspor ini
  berpotensi memberi dampak yang beragam (mixed) bagi emiten tambang,
  khususnya &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;.
  Menurutnya, kinerja para emiten tersebut dapat tertekan, sementara ada
  sentimen jangka pendek yang cenderung beragam menuju negatif.&lt;br /&gt;Di
  satu sisi, kata Reydi, pemerintah ingin memperkuat kontrol, posisi
  tawar ekspor, dan stabilitas rupiah. Namun di sisi lain, ia mengatakan
  pasar juga khawatir jika mekanismenya terlalu terpusat dan mengurangi
  fleksibilitas dan kelincahan eksportir.&lt;br /&gt;Untuk emiten &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; yang sudah
  terkena DMO, Reydi memandang tambahan kebijakan ekspor satu pintu bisa
  dipersepsikan sebagai tambahan intervensi terhadap mekanisme
  pasar.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jika implementasinya memperpanjang birokrasi atau
  menekan fleksibilitas penjualan ekspor, margin dan cash flow emiten
  berpotensi terpengaruh. Dari sisi saham, sentimen jangka pendek
  kemungkinan cenderung mixed hingga negatif karena investor akan
  menunggu detail teknis kebijakannya,&amp;quot; jelas Reydi saat dihubungi
  CNBC Indonesia, Rabu (20/5/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Senada,
  ekonom Dipo Satria Ramli menilai &amp;quot;spirit&amp;quot; dari   pembentukan
  UMN ini sudah baik untuk menindaklanjuti masalah invoicing   dan
  transfer pricing. Meski begitu, ia menyoroti beberapa kekhawatiran
  atas eksekusi dari kebijakan ini.&lt;br /&gt;Pertama, masalah waktu
  pembentukan yang dilakukan di kala dunia tengah menghadapi
  ketidakpastian. Selanjutnya, kekhawatiran atas tata kelola, dan
  keterbukaan informasi.&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Dipo menyebut keberadaan
  BUMN ekspor ini bisa mengurangi keuntungan para pengusaha. Itu
  kemudian akan diiuti dengan penurunan valuasi dari
  perusahaan-perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;&amp;quot;Artinya akan ada sale off
  di pasar modal juga, yang terdampak oleh usaha ini. Ya kan harapannya
  sih pemerintah sudah memperhitungkan hal tersebut ya,&amp;quot; terang
  Dipo saat dihubungi CNBC Indonesia, Rabu (20/5/2026).&lt;br /&gt;Menurut
  pengamat pasar modal Elandry Pratama, pasar merespons negatif rencana
  badan ekspor komoditas karena muncul kekhawatiran adanya perluasan
  intervensi negara terhadap sektor tambang, khususnya &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; yang sebelumnya
  sudah terbebani DMO.&lt;br /&gt;Bagi investor, kata dia, masalah utamanya
  bukan sekadar badan baru, tetapi risiko bertambahnya kontrol terhadap
  harga, volume ekspor, hingga mekanisme penjualan. Kalau itu terjadi,
  margin dan fleksibilitas bisnis emiten bisa tertekan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Ini
  yang membuat market langsung memberi discount terhadap saham &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;,&amp;quot; papar
  Elandry.&lt;br /&gt;Ia menyebut investor asing biasanya sangat sensitif
  terhadap regulatory uncertainty. Belum lagi, sektor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; Indonesia selama
  ini menarik karena cash flow besar, dividen tinggi, dan mekanisme
  pasar yang relatif jelas. Oleh karena itu, ketika muncul potensi
  tambahan intervensi, risk premium otomatis naik dan valuasi bisa
  tertekan walaupun laba emiten masih kuat.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Saya
  melihat sentimen ini juga berbahaya jika menimbulkan   persepsi bahwa
  pemerintah terlalu agresif masuk ke mekanisme bisnis   komoditas.
  Dalam jangka pendek, hal itu bisa membuat investor memilih   wait and
  see atau bahkan mengurangi exposure di saham tambang,&amp;quot;   tukas
  Elandry.&lt;br /&gt;Namun, jika implementasinya hanya sebatas   penguatan
  koordinasi ekspor, perluasan pasar, dan optimalisasi devisa   tanpa
  mengganggu pricing mechanism emiten, dampaknya bisa lebih
  terbatas.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi menurut saya, pasar saat ini bukan takut
  pada badan ekspornya, tetapi takut pada potensi intervensi lanjutan
  yang dapat mengurangi profitabilitas dan kepastian usaha emiten
  tambang ke depan,&amp;quot; tutur Elandry.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(mkh/mkh)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260521152550-17-736749/ihsg-ambles-ke-6000-an-bos-bursa-buka-suara"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Ekspor Batu Bara via DSI, Carsurin (CRSN) Harap Kue Surveyor Swasta</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314769" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314769</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:23Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — Emiten jasa pengujian, inspeksi, dan
  sertifikasi atau testing, inspection, and certification (TIC), PT
  Carsurin Tbk. (CRSN), berharap perubahan tata kelola ekspor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; melalui PT
  Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) tetap membuka peluang bagi
  surveyor swasta.&lt;br /&gt;Direktur Utama CRSN Erwin Manurung mengatakan
  sejauh ini belum terdapat perubahan signifikan terhadap mekanisme
  kerja perusahaan sebagai surveyor meski pemerintah akan menerapkan
  skema ekspor &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  satu pintu melalui DSI mulai 1 Juni 2026.&lt;br /&gt;Menurutnya, perubahan
  utama justru terjadi pada sisi perdagangan atau trading &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; yang sebelumnya
  dilakukan langsung oleh trader kepada pembeli luar negeri.&lt;br /&gt;“Yang
  jelas berubah ini trading keluarnya. Yang selama ini di-handle trader,
  sekarang diambil alih oleh DSI. Kalau untuk surveyor saya kira tetap
  berjalan seperti biasa,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).&lt;br /&gt;Erwin
  menjelaskan peran Carsurin tetap sebagai perpanjangan tangan
  pemerintah ataupun pelaku usaha dalam layanan pengujian, inspeksi, dan
  sertifikasi komoditas &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Dampak terhadap bisnis surveyor masih belum terlihat
  lantaran detail implementasi kebijakan dari pemerintah masih terus
  dimatangkan.&lt;br /&gt;Dia berharap keberadaan DSI sebagai entitas badan
  usaha milik negara (BUMN) tidak membuat adanya perbedaan perlakuan
  antara surveyor pelat merah dan swasta.&lt;br /&gt;“Harapannya tetap tidak
  membedakan antara surveyor BUMN dengan swasta, tetap mengutamakan
  kualitas dan servis,” tuturnya.&lt;br /&gt;Dia juga mengungkapkan segmen
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; saat ini
  berkontribusi sekitar sepertiga terhadap total pendapatan Carsurin.
  Perseroan menjalankan bisnis tersebut melalui entitasnya PT Carsurin
  Coal Trust.&lt;br /&gt;Pada 2026 manajemen menargetkan pertumbuhan
  pendapatan sekitar 22,4% menjadi Rp618,16 miliar dari Rp504,96 miliar
  pada 2025. Jasa inspeksi masih menjadi motor utama pendapatan dengan
  kontribusi sekitar Rp491,11 miliar atau 77% pada tahun ini, naik dari
  sebelumnya Rp391,44 miliar.&lt;br /&gt;Sebagai informasi, Badan Pengelola
  Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyiapkan PT
  Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) untuk memperkuat pengawasan dan
  tata kelola perdagangan ekspor komoditas strategis mulai 1 Juni
  2026.&lt;br /&gt;Pada tahap awal hingga akhir 2026, DSI akan berperan
  sebagai perantara dan pengawas transaksi ekspor guna mencegah praktik
  under invoicing atau penjualan di bawah harga pasar.&lt;br /&gt;Selanjutnya,
  DSI akan bertransformasi menjadi trader atau pembeli langsung
  komoditas ekspor dari pelaku usaha domestik untuk kemudian dipasarkan
  kembali ke pasar internasional.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260521/94/1975463/ekspor-batu-bara-via-dsi-carsurin-crsn-harap-kue-surveyor-swasta"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Indeks Bisnis-27 Ditutup Lesu, Saham AMRT, CPIN &amp;amp MIKA Justru Melaju</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314740" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314740</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:20Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup melemah pada
  perdagangan hari ini, Kamis (21/5/2026). Meskipun begitu, sejumlah
  emiten seperti AMRT, CPIN, hingga MIKA masih mencatatkan pertumbuhan
  hingga perdagangan sore hari.&lt;br /&gt;Melansir data Bursa Efek Indonesia
  (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia
  ditutup melemah 2,46% ke level 436,06. Dari 27 konstituen, sebanyak 6
  saham menguat, 20 melemah, dan 1 saham stagnan.&lt;br /&gt;Penguatan harga
  saham dipimpin oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) yang naik
  2,49% ke Rp1.440, diikuti saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk.
  (CPIN) naik 2,40% ke Rp4.270, dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk.
  (MIKA) naik 1,54% ke Rp1.650.&lt;br /&gt;Selain itu, penguatan harga saham
  juga dialami oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) yang naik 1,39%
  ke Rp1.825, PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) naik 1,35% ke
  Rp1.505, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) naik 0,34% ke
  Rp1.485.&lt;br /&gt;Sebaliknya, pelemahan harga saham dialami oleh PT Medco
  Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang turun 14,84% ke Rp1.320, PT
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt;
  Minerals Tbk. (BRMS) turun 14,39% ke Rp565, PT Darma Henwa Tbk. (DEWA)
  turun 11,64% ke Rp334, dan PT Astra International Tbk. (ASII) turun
  6,28% ke Rp5.600.&lt;br /&gt;Begitu juga dengan kinerja saham PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Tbk. (BUMI)
  yang turun 5,20% ke Rp164, PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA)
  turun 4,35% ke Rp440, dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) turun 4,19% ke
  Rp2.970.&lt;br /&gt;Tim riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari
  ini akan bergerak di rentang level support 6.200 dan resistance 6.450.
  Pada perdagangan Rabu (20/5) sebelumnya, IHSG ditutup koreksi tipis
  sebesar 0,82% ke 6.318.&lt;br /&gt;&amp;quot;Secara teknikal, Stochastic RSI
  berada di area oversold dan berpotensi membentuk Golden Cross. Namun
  pelebaran histogram negatif MACD masih berlanjut, sehingga
  diperkirakan IHSG akan bergerak variatif pada kisaran support
  6.200-6.250 dan resistance pada 6.400-6.450,&amp;quot; tulis analis, Kamis
  (21/5/2026).&lt;br /&gt;Kemarin indeks komposit bergerak fluktuatif dan
  sempat menguat meski pada akhirnya ditutup di zona merah. Pasar
  bereaksi atas pidato Presiden Prabowo di DPR yang menyampaikan asumsi
  dasar makro ekonomi RAPBN 2027.&lt;br /&gt;Sejumlah poin yang dipaparkan
  Prabowo antara lain adalah target defisit anggaran 2027 sebesar
  1,8%-2,4% dari PDB, pertumbuhan ekonomi 2027 pada kisaran 5,8%-6,5%,
  inflasi 1,5%-3,5%, nilai tukar rupiah di Rp16.800-Rp17.500 per dolar
  AS, serta suku bunga SBN 10 tahun di kisaran 6,5%-7,3%.  &lt;br /&gt;Selain
  itu, Presiden juga mengumumkan pemerintah akan mewajibkan ekspor
  komoditas sumber daya alam dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk
  pemerintah sebagai pengekspor tunggal. Aturan tersebut akan dimulai
  dari komoditas CPO, batu bara dan paduan besi. Apa yang telah
  disampaikan Prabowo akan menjadi sentimen pasar untuk perdagangan hari
  ini.&lt;br /&gt;&amp;quot;Diperkirakan investor akan cenderung wait and see
  terlebih dulu menyikapi asumsi RAPBN 2027 dan kebijakan ekspor SDA
  tersebut,&amp;quot; ujar analis.  Sementara itu, tim riset BRI Danareksa
  Sekuritas menjelaskan bahwa pasar juga akan merespons kebijakan
  moneter yang diambil bank sentral.&lt;br /&gt;Dalam RDG Mei 2026, Bank
  Indonesia menaikkan BI rate sebesar 50 bps menjadi 5,25%, lebih tinggi
  dari ekspektasi pasar di angka 5%. Analis menilai langkah tersebut
  diambil untuk mendorong penguatan rupiah dan menahan tekanan capital
  outflow dalam jangka pendek.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kami memperkirakan IHSG masih
  bergerak terbatas dengan support di 6.220 dan resistance di 6.635.
  Fokus pasar selanjutnya akan tertuju pada rilis FOMC Minutes The Fed
  serta data domestik seperti Current Account dan M2 Money Supply
  sebagai katalis lanjutan,&amp;quot; kata
  analis.&lt;br /&gt;______&lt;br /&gt;Disclaimer: berita ini tidak bertujuan
  mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya
  ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap
  segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260521/7/1975529/indeks-bisnis-27-ditutup-lesu-saham-amrt-cpin-mika-justru-melaj"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Asosiasi Emiten Bakal Kaji Dampak Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Danantara</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314711" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314711</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:18Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA – &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;asosiasi emiten indonesia&lt;/span&gt;
  (AEI) dalam waktu dekat bakal menggelar diskusi untuk meminta masukan
  emiten yang terdampak atas rencana pemerintah RI memperketat tata
  kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA).&lt;br /&gt;Direktur
  Eksekutif &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;asosiasi emiten
  indonesia&lt;/span&gt; (AEI) Gilman Pradana, menerangkan hingga saat ini
  emiten terkait belum menyampaikan pandangannya terhadap ekspor SDA
  satu pintu kepada AEI. Dengan begitu, AEI belum mengetahui secara
  rinci risiko yang dapat ditimbulkan dari pembentukan anak usaha baru
  Danantara ini.&lt;br /&gt;”Biasanya nanti kami akan ada survei juga ke
  mereka untuk coba melihat persepsi mereka atau masukan-masukan yang
  juga bisa kami bantu advokasikan. Tapi sejauh ini memang, karena baru
  kemarin [diresmikan], jadi belum ada apa-apa,” katanya kepada wartawan
  di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (21/5/2026).&lt;br /&gt;Untuk
  diketahui, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara membentuk anak
  usaha baru bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia di tengah rencana
  pemerintah memperketat tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam
  (SDA).&lt;br /&gt;Dokumen Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU)
  Kementerian Hukum, menunjukkan bahwa posisi direktur PT Danantara
  Sumberdaya Indonesia ditempati oleh Luke Thomas Mahony, mantan
  direktur PT Vale Indonesia Tbk. (INCO).&lt;br /&gt;Sementara itu, komisaris
  PT Danantara Sumberdaya Indonesia dijabat oleh Harold Jonathan Dharma
  TJ yang pernah menjabat sebagai direktur PT Mandiri
  Sekuritas.&lt;br /&gt;Sontak selepas kabar tersebut beredar, Indeks harga
  saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,82% ke level 6.318,50.
  Sejumlah saham yang mendorong pelemahan dari indeks LQ-45 adalah saham
  PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) turun 10,18% ke level Rp1.720, saham PT
  Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) melemah 9,23% ke level Rp590, disusul
  saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) turun 6,99% ke level Rp173.
  &lt;br /&gt;Berikutnya saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) juga
  melemah 6,31% ke level Rp2.970, serta saham PT Alamtri Minerals
  Indonesia Tbk. (ADMR) turun 6,21% ke level Rp1.435.&lt;br /&gt;Pada
  perdagangan sesi I hari ini, Kamis (21/5/2026), IHSG juga tercatat
  ambles 2,76% ke level 6.144. IDX Basic dan IDX Energy menjadi dua
  sektor yang terjerumus ke zona merah, dengan pelemahan masing-masing
  6,49% dan 5,02%.&lt;br /&gt;Meskipun pasar telah merespons kebijakan ini
  melalui penurunan signifikan pada IHSG, Gilman menilai pihaknya belum
  mampu menakar dampak yang dapat ditimbulkan dari kebijakan baru ini.
  Gilman bilang pihaknya bakal mengamati dinamika yang terjadi dan bakal
  menyampaikan masukan emiten mengenai hal ini.&lt;br /&gt;Selain dengan
  emiten terkait, AEI juga berencana berdiskusi dengan lintas asosiasi
  untuk mengetahui secara riil dampak yang bakal ditimbulkan dari
  kehadiran anak usaha anyar Danantara.&lt;br /&gt;”Mungkin kami akan
  koordinasi juga dengan lintas asosiasi, pengusaha batu baranya atau
  dan lain-lain. Karena kami kan bicaranya emiten pertambangannya aja,”
  katanya.&lt;br /&gt;_____&lt;br /&gt;Disclaimer: berita ini tidak bertujuan
  mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya
  ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap
  segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260521/7/1975484/asosiasi-emiten-bakal-kaji-dampak-kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-danantara"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Danantara Jelaskan Dampak Ekspor Satu Pintu ke Kontrak Jangka Panjang Pengusaha</title>
    <link rel="alternate" href="https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314682" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://hms.ugems.id/fr/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5314682</id>
    <updated>2026-05-22T01:00:16Z</updated>
    <published>2026-05-22T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata
  Nusantara (Danantara) merespons keresahan para pelaku usaha
  pertambangan terkait rencana implementasi tata kelola ekspor komoditas
  sumber daya alam (SDA) satu pintu.&lt;br /&gt;Chief Executive Officer (CEO)
  Danantara Rosan Roeslani menyatakan bahwa pihaknya akan memegang teguh
  prinsip kesucian kontrak (sanctity of the contract). Oleh karena itu,
  bagi para eksportir yang telah memiliki ikatan kontrak jangka panjang
  dengan pembeli di luar negeri, mekanisme pengiriman akan tetap
  berjalan sesuai kesepakatan awal tanpa harus dirombak total di tengah
  jalan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Enggak, kan pokoknya kita akan menghormati semua
  kontrak yang ada,&amp;quot; ujar Rosan di Kantor Kemenko Perekonomian,
  Kamis (21/5/2026).&lt;br /&gt;Kendati demikian, Rosan memberikan catatan.
  Meski kontrak jangka panjang tidak akan diterminasi secara sepihak,
  Danantara akan memantau ketat klausul penetapan harga (pricing).
  Praktik umum di industri komoditas menunjukkan bahwa harga jual dalam
  kontrak jangka panjang kerap disesuaikan dengan harga indeks pasar
  saat pengiriman dilakukan.&lt;br /&gt;Celah inilah yang akan diawasi secara
  berlapis oleh badan ekspor tunggal yang dibentuk pemerintah yaitu PT
  Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Jika harga yang dipatok
  terindikasi jauh di bawah harga pasar global maka evaluasi menyeluruh
  akan langsung dilakukan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Nanti kalau kita lihat apakah
  kontrak itu di bawah indeks pasar dunia, di mana sekarang yang
  berjalan, tentu kita akan melakukan review atas itu. Kalau kita lihat
  ada indikasi penjualan under-invoicing, ya tentunya kita akan
  melakukan evaluasi mengenai kontrak itu,&amp;quot; jelas
  Rosan.&lt;br /&gt;Adapun, regulasi anyar ini menetapkan BUMN sebagai
  pengekspor tunggal untuk komoditas strategis seperti kelapa sawit,
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;, dan
  ferroalloy. Kebijakan yang akan diimplementasikan penuh pada 1
  September 2026 ini bertujuan menambal kebocoran penerimaan, memaksa
  devisa hasil ekspor (DHE) masuk ke sistem keuangan domestik, dan
  meningkatkan transparansi tata kelola SDA nasional.&lt;br /&gt;Sebelumnya,
  banyak kekhawatiran yang sebelumnya dilontarkan para pelaku usaha
  terkait kebijakan ekspor satu pintu itu. Dari Direktur Eksekutif
  Asosiasi Pertambangan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; Indonesia (APBI) Gita Mahyarani misalnya, yang sebelumnya
  meminta ketegasan pemerintah mengenai status hukum kontrak jual-beli
  yang sudah berjalan.&lt;br /&gt;Pengusaha menyoroti potensi kerumitan
  teknis, mulai dari keharusan novasi kontrak, potensi penolakan buyer
  terhadap perubahan alur transaksi ekspor melalui BUMN, hingga
  mekanisme perlindungan kewajiban pengusaha.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260521/192/1975454/danantara-jelaskan-dampak-ekspor-satu-pintu-ke-kontrak-jangka-panjang-pengusaha"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-05-22T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>
